FF – Lovresent! It’s For Yesung♥ (Part 4)

Cast: Lee Min Gi, Yesung, Other Cast

Genre: Romantic

 

*Yesung POV*

Sudah hampir dua bulan setelah hari dimana aku pergi bersama Min Gi, dan entah ada apa, tiba-tiba yeoja itu menghilang. Aku tidak pernah bertemu dengannya. Walaupun dia datang ke dorm atau hanya sekedar lewat, aku tidak pernah melihatnya.

Namun, keherananku bertambah setelah kutau bahwa Eunhyuk sering pergi bersama yeoja itu sejak sebulan lalu.

“Eunhyuk, kau habis darimana ?” Tanyaku saat kulihat Eunhyuk baru pulang. Sejak 2 hari lalu, dongsaengku itu selalu pulang pada saat jam makan malam. Bahkan terkadang melebihi.

“Mianhae, Hyung. Aku tadi habis pergi ke rumah Min Gi.” Kata Eunhyuk sembari menarik kursi makannya.

“Selama dua hari belakangan ini kau ke rumahnya ?” Tanya Siwon yang ternyata juga penasaran. Eunhyuk hanya mengangguk menjawab pertanyaan Siwon. “Untuk apa ?”

“Seminggu ini dia ada tes, dan dia meminta bantuanku untuk mengajarinya. Sebenarnya bukan hanya aku. Kyuhyun, Sungmin, dan Kibum juga membantunya, tapi jarang kali.” Kata Eunhyuk sebelum dia melahap nasi yang baru di dapatnya dari Ryeowook.

“Oh…” Hanya satu kata itu yang terucap dari mulutku. Setelah itu, entah kenapa napsu makanku menghilang begitu saja.

“Hyung, kau mau kemana ? Makananmu belum habis.” Kata Ryeowook saat melihatku beranjak dari kursi makanku. Aku menoleh padanya dan memaksakan sebuah senyuman pada dongsaengku itu.

“Aku sudah kenyang. Mianhae, aku tidak bisa lagi menghabiskan masakan yang kau buat itu, Ryeowook.” Kataku seraya meninggalkan ruang makan dorm kami itu.

 

*Author POV*

“Dia benar-benar aneh.” Celetuk Eunhyuk saat Yesung sudah meninggalkan ruang makan saat itu. “Tiba-tiba bertanya tentangku, lalu napsu makannya menghilang begitu saja.”

“Dia pasti mengkhawatirkanmu, Hyung. Kau itu kan dongsaeng yang cukup disayanginya.” Kata Siwon tanpa menatap Eunhyuk.

“Ya! Apa maksudmu dengan “cukup disayanginya” ? Kau berpikir kalau dia ragu untuk menya hmph!” Ucapan Eunhyuk terputus saat tangan kanan Donghae menutup mulutnya rapat-rapat. “Ya! Donghae! Kau ini ke…”

“Mungkin Yesung hyung sedang memikirkan tentang ulang tahunnya nanti.” Ujar Donghae, kembali memotong ucapan Eunhyuk.

“Ulang tahunnya ? Memangnya kapan ?” Tanya Eunhyuk.

“Kau ini… pelupa sekali. Pantas kau pernah melupakan ulang tahunku.” Kata Donghae sedikit menyindir namja itu. Yang di sindir hanya nyengir kuda menanggapinya. “Sekitar tiga bulan lagi. Tanggal 24 Agustus.”

“Oh, ya. Aku ingat sekarang.” Kata Eunhyuk dengan polosnya.

“Tentu kau ingat sekarang! Aku kan baru saja memberitahumu! Tentu kau ingat, Lee Hyuk Jae!” Seru Donghae, kesal dengan kepolosan Eunhyuk yang tidak pada waktunya. Yang dibentak juga hanya cengar-cengir menanggapi seruan Donghae, yang lebih pantas disebut bentakan.

“Memangnya apa yang dia pusingkan di hari ulang tahunya nanti ?” Tanya Leeteuk mengakhiri perbincangan aneh kedua namja yang sering disebut EunHae couple itu.

“Entahlah. Mungkin dia ingin merayakannya dengan keluarganya, sedangkan kita masih dalam jadwal kegiatan yang padat.” Ujar Shindong.

“Mm… Menurutku bukan hal itu.” Kini Ryeowook yang mengeluarkan argumen.

“Lalu ?” Tanya para Oppadeul bersamaan.

“Mm… Sebenarnya aku sudah menanyai soal ini pada Hyung sejak lama, hampir dua bulan lalu…” Kata Ryeowook terdengar ragu.

“Apa yang kau tanyakan ?” Kini Heechul yang bersuara.

“Mengenai hal yang sangat diinginkannya pada saat hari ulang tahunnya.”

“Mwo ?” Sahut para Oppadeul, kembali bersamaan.

“Ne. Dulu, sekitar tiga tahun lalu Hyung berkata padaku bahwa dia menginginkan yeoja yang dicintainya hadir di pesta ulang tahunnya suatu saat, dan malam setelah pesta, mereka bisa merayakannya secara bersamaan.” Kata Ryeowook mengingat ucapan Yesung dulu, tepat di hari ulang tahunnya.

“Mwo ? Yeoja yang dicintainya ? Maksudmu Sooyoung ?” Ucap para Oppadeul, lagi-lagi bersamaan.

“Anio. Bukan Sooyoung.” Bantah Ryeowook cepat.

“Lho ? Kalau bukan Sooyoung siapa ? Mm… Jiyeon ? Setauku, hanya Jiyeon yang saat ini dekat dengannya.” Kata Kyuhyun. Teringat pada Jiyeon T-ARA, yeoja yang sempat digosipkan dekat dengan hyungnya itu.

“Ani. Anio…” Bantah Ryeowook lagi.

“Kalau bukan mereka berdua, lalu siapa ?” Tanya Eunhyuk.

“Molla. Saat kutanyai, dia tidak mau memberitahuku. Dia bahkan langsung pergi begitu saja.” Kata Ryeowook. Mendengar itu, selama beberapa saat, para Oppadeul terdiam dalam pikiran mereka masing-masing.

“Aku tau siapa yeoja yang saat ini menarik perhatiannya.” Tiba-tiba sebuah suara memecahkan keheningan di meja makan itu. Semua yang di meja makan menoleh bersamaan ke asal suara itu berada. Henry.

“Kau tau ?” Tanya Kyuhyun sedikit terheran dan terkejut.

“Ne. Tapi aku kurang yakin.” Kata Sungmin.

“Kurang yakin bagaimana ?” Tanya Kangin.

“Ya… Yeoja ini bukanlah tipe Yesung hyung.”

“Maksudmu ?” Kini gentian Henry yang bersuara.

“Kalian tau kan, tipe yeoja yang disukai Hyung adalah yeoja yang berkepribadian polos. Tapi, kalau diperhatikan, yeoja ini sama sekali bukan tipenya. Kalau dikenal lebih baik, yeoja ini rada bawel dan lemot. Tapi dia manis dan lucu. Mungkin itu yang membuat Hyung tertarik padanya.” Kata Henry sambil membayangkan yeoja yang dimaksudnya itu.

“Memangnya siapa yeoja itu ?” Tanya Donghae yang ternyata penasaran sedari tadi.

“Yeoja itu…”

“Eit, tunggu! Jangan di jawab!” Seruan Siwon itu berhasil membuat ucapan Henry terpotong.

“Wae, Siwon hyung ?” Tanya Kibum bingung.

“Yeoja bawel dan lemot, namun dia juga manis dan lucu…” Ujar Siwon merenung. Para Oppadeul ikut merenungkan sosok yeoja itu dalam pikiran mereka masing-masing.

“Eh! Tunggu! Yeoja yang kau maksud ini…”

“Eh, tunggu! Kenapa yang muncul di otakku…” Selama semenit para Oppadeul mengungangkapkan sosok yeoja yang ada dipikiran mereka masing-masing. Sampai akhirnya Siwon kembali bersuara.

“Henry. Mungkinkah yeoja yang kau maksud ini…”

“Hei. Aku ingin pergi keluar sebentar. Kalian… Lho ? Kalian sedang apa di sini ?” Suara Yesung itu membuat semua yang berada di ruang makan itu menoleh padanya dan menatapnya dengan tatapan tidak percaya.

“Yesung… Kau…”

“Hyung, benarkah kau…” Beberapa kalimat tidak dipahami Yesung terucap satu persatu dari mulut teman-teman setimnya itu.

“M-mwo ? Benar soal apa ? Kalian ini kenapa, sih ? Kenapa menatapku seperti itu ? Dan… kalian ini sedang membicarakan apa ?” Tanya Yesung. Dia benar-benar bingung dengan tingkah teman-temannya itu.

Namun, di satu sisi, ada seseorang yang hanya diam sambil menatap Yesung dengan tatapan tidak percaya dan… sakit hati ?

 

*Min Gi POV*

Sudah 4 bulan berlalu, dan selama itu aku tidak pernah bertemu langsung dengan Yesung oppa. Selama itu, aku hanya menatapnya dari kejauhan dan mencari info tentangnya melalui internet. Setiap hari menstalker Timeline Twitter miliknya dan menunggu apapun yang akan muncul di TLnya itu.

“Sampai kapan kau akan mendiaminya ?” Suara Yeo Jin membuyarkan lamunanku saat itu. Kuangkat kepalaku agar dapat kulihat Yeo Jin yang duduk di hadapanku. Saat ini kami sedang makan siang di sebuah kafe langganan kami.

“Eh ? Tadi kau bilang apa ?” Tanyaku tidak mendengar apa yang diucapkannya.

“Sampai kapan kau akan mendiaminya ?” Tanya Yeo Jin mengulangi pertanyaannya.

“Oh…” Hanya itu yang terucap dari mulutku.

“Ya! Kau memintaku mengulangi ucapanku tapi kau sendiri tidak menjawabnya!” Seru Yeo Jin mengejutkanku.

“Eh ? Mi-mianhae, Yeo Jin.” Kataku merasa bersalah. “Mm… Aku tidak mendiaminya.”

“Lalu kenapa selama ini kau tidak membalas pesannya dan tidak membalas satupun direct message di twitter ?! Kau bahkan tidak mengangkat telpon darinya! kalau tidak mendiami, itu apa namanya ?!” Kata Yeo Jin, jelas-jelas masih emosi.

“Eh ? Soal itu… Mm… Aku hanya…” Ucapanku tertahan saat mendengar dering ponselku yang berbunyi. Segera kuambil ponsel yang berada di saku celana jeans milikku dan melihat nama penelpon di layar ponselku itu.

“Siapa ?” Tanya Yeo Jin.

“Eunhyuk oppa.” Setelah memberitahu Yeo Jin siapa penelpon itu, segera kuangkat telpon itu. “Annyeong, Oppa. Ada apa ?” Sahutku. “Aku sedang di kafe tempat aku dan Yeo Jin makan siang… Ani. Anio. Oppa tidak menganggu… Oh ? Setelah ini ?… Ani, aku tidak kemana-mana. Aku ingin langsung pulang… Oh, ne, Oppa… Hm… Jota, Oppa. Gomawo… Ne, Bye.”

“Dia ingin apa ?”

“Dia ingin mengajakku pergi. Dan sekarang dia sedang dalam perjalanan ke sini.” Kataku mengingat ucapan Eunhyuk oppa di telpon.

“Oh. Jadi kau ingin menunggunya di sini ?”

“Ne. Kau tidak usah menungguku. Gwaenchana.”

“Hm, geuraeyo ? Jota. Selamat bersenang-senang bersama Eunhyuk oppa. Bye­.” Aku hanya tersenyum menanggapi ucapan Yeo Jin. Setelah melihat Yeo Jin menghilang dari pandanganku, kubuang napas panjang yang sedari tadi tertahan di dadaku.

Bersenang-senang, ya ? Pikirku. Kualihkan wajahku ke jalan raya di luar jendela besar kafe ini sambil kembali menghela napas panjang. “Apa bisa aku bersenang-senang, sementara hatiku terus memikirkan kabar Yesung oppa…” Ujarku pelan.

“Jeongmal bogoshipoyo, Yesung oppa…” Ujarku lagi. “Saranghae…” Lanjutku. Dan tepat di saat aku ucapkan satu kata itu, entah kenapa air mataku mengalir dari kedua sudut mataku. “Ah… Aku benar-benar telah jatuh cinta padanya…”

 

To be continue…

 

Author: @altalia13

One thought on “FF – Lovresent! It’s For Yesung♥ (Part 4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s